Cari Blog Ini

Laman

Kamis, 06 Desember 2012

petikan surat penting- Dahlan Iskan


menemukannya dalam buku yang menggebu untuk kubaca
kuhabiskan semalam untuk berkonsentrasi menggali motivasi
tak kusangka,ada bagian yang kira-kira sama dengan rasa yang akhir-akhir ini menyapaku
aku takluk dalam sepi
lalu mengartikan tiap bait yang tertulis..
hmm. aku bisa merasakan 'kehilangan' yang Pak Dahlan rasakan
kamu?
Barangkali harapan ini hanya semacam doa yang memeluk kehampaan sebagai kamu.
Tapi, biarlah...
Sesekali, waktu perlu mengajariku cara tercepat meninggalkan masa silam meski aku tak yakin kamu akan "hilang" begitu saja di masa depanku.
Kadang, setiap merindumu, aku menegarkan hati dengan merapal mantra "semoga", dan berharap mantra itu mustajab untuk mengembalikan "yang pergi" dan memulangkan "yang lupa".
Walaupun setiap mataku membuka, kamu "tetap pergi" dan "tetap lupa kembali"
Di jantung rinduku kamu adalah keabadian yang mengenalkan dan mengekalkan "kehilangan"

Tuhan memberkatiku, dengan pertemuan dan pertemanan yang hebat :)
Terima kasih....

Diam


Bukankah Tuhan tak akan pernah memutuskan harapan hamba yang berharap padanya?
Dan jika memang cinta dalam diammu itu tak memiliki kesempatan untuk berbicara, biarkan ia tetap diam.

Jika dia memang bukan milikmu, Tuhan akan menghapus cinta dalam diammu melalui waktu dan menggantinya dengan memberi rasa yang lebih indah dan orang yang tepat nanti.
Karena diammu adalah salah satu bukti cintamu padanya.

Karena diammu memuliakan hatimu.

Karena diammu bukti kesetiaanmu padanya.

Karena diammu bukti ketulusanmu.

Karena doa dalam diammu akan menjadi penjaganya.

Karena dalam diammu tersimpan kekuatan, kekuatan harapan.

Kamis, 22 November 2012

Teknologi cloud computing


Komputasi awan ( cluod computing) adalah gabungan pemanfaatan teknologi komputer dan pengembangan teknologi berbasis internet ('awan'). Awan (cloud) merupakan metafora dari internet, yang biasanya awan sering digambarkan di diagram jaringan internet. Cloud computing merupakan metoda komputasi yang kapabilitas terkait teknologi informasi disajikan sebagai suatu layanan (as a services), sehingga pengguna dapat mengaksesnya lewat internet.
Sejarah cloud computing pertama kali dikemukakan oleh pakar komputasi MIT, John McCarthy pada tahun 1960-an. Namun, pada tahun 1995, Larry Ellison, memunculkan ide 'Network Computing' . Larry Ellison menawarkan ide bahwa pengguna tidak perlu menggunakan berbagai software untuk dimasukkan dalam PC Dekstop mereka. PC dekstop bisa digantikan oleh sebuah terminal yang langsung terhubung dengan server yang menyediakan layanan yang berisi software dan siap diakses oleh pengguna.c
Selanjutnya, istilah cloud computing menjadi booming dalam dunia teknologi informasi. Dimulai pada tahun 2005, mulai muncul inisiatif yang di dorong oleh perusahan-perusahaan besar seperti Amazon.com yang meluncurkan Amazon EC2 (Elastic Compute Cloud), Google dengan Google App-Engine, serta raksasa biru IBM dengan Blue Cloud Initiative.
Kehidupan manusia yang semakin dinamis dan mobile menjadi salah satu pendorong perkembangan teknologi komputasi menuju era cloud computing. Dengan menerapkan teknologi cloud computing, maka akan semakin mempermudah manusia melakukan pekerjaannya. Cloud computing memiliki 3 jenis layanan sebagai barikut, yaitu :
  1. Infrastructure as a Service (IAAS), dalam hal penyedia menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervisualisasi. Contohnya seperti Amazon Elastic Computer Cloud dan Simple Storage Service.
  2. Platform-as-a-service (PAAS), penyedia layanan menyediakan layanan berupa platform, mulai dari mengatur server-server mereka secara virtual, sehingga pengguna hanya perlu memasang aplikasi yang ada di server tersebut. Contohnya adalah Force.com dan Microsoft Azure investment.
  3. Software-as-a-service (SAAS), hal ini memfokuskan aplikasi dengan Web based interface yang diakses melalui Web service. Contohnya GoogleApps, SalesForce.com dan social network application seperti Facebook
Eksplorasi cloud computing sebaiknya perlu memperhatikan beberapa hal, seperti :
  1. Service level, sebaiknya user memahami service level yang didapatkan mengenai data protection.
  2. Privacy, kemungkinan data bisa dibaca oleh pemerintah U.S tanpa sepengetahuan atau approve dari user.
  3. Compliace, user diminta untuk berhati-hati dalam penyimpanan data, karena service ini masih muda.
  4. Data ownership, user tidak memiliki data miliknya sendirian. Artinya data yang sudah diinputkan dalam cloud service dapat dimiliki oleh pihak lain.
  5. Data mobility, bagaimana kita dapat memantau data yang kita miliki untuk dishare.
Contoh penggunaan aplikasi cloud computing adalah aplikasi email yang diberikan oleh yahoo, gmail, atau hotmail. Dengan layanan email ini, kita dapat berbagi informasi dengan orang lain, tanpa harus bertemu secara langsung. Email atau pesan tersebut tersimpan dalam server penyedia layanan email, bukan pada PC kita. Sehingga memudahkan untuk menyelsaikan pekerjaan dengan waktu yang lebih efisien.
Munculnya permasalahan akibat hal-hal diatas dapat diminimalisir dengan mengawali penggunaan cloud computing dengan mempelajari sistem kontrak dari cloud computing. Selanjutnya adalah mengidentifikasi service apa yang didapatkan dari cloud computing tersebut. Dengan melakukan langkah tersebut, setidaknya menghindari kerugian akibat penggunaan cloud computing secara sembarangan.


diolah dari berbagai sumber

Jumat, 28 September 2012

match report chega 2010 :)


Tahun ini kompetisi CheGa (Chemistry Games) digelar pada tanggal 5-7 November. Ada apa aja sih di CheGa kali ini? Yuk kita lihat satu-persatu aksi atlit-atlit kimia J
01112010(014).jpg








Di pertandingan basket, voli, dan bulutangkis, angkatan 2010 berhasil mendapat gelar runner up. Apa sih yang bisa bikin mereka bisa melangkah sejauh ini? Check this out....
Cabang bulutangkis
01112010(001).jpg











Tim 2010 : Agung Mujiyono, Umi Fadilah, Ach.Haris E., Wiwik S., Melia.
“Bagaimana perasaannya bisa jadi runner up?”
“ Sudah bisa menang jadi juara 2 itu udah luar biasa. Alhamdulillah. Terima kasih atas dukungan teman-teman semua. Karena lawannya sebenarnya kuat, tapi bisa main fokus dan enjoy. Urusan menang kalah itu nanti dulu. Yang penting kita happy. Buat selanjutnya supaya kita bisa maksimal, harus tetep rajin latihan, berdoa dan berusaha”
Agung M. 2010

Cabang basket
01112010(019).jpg











Tim 2010: Andik Kuswanto, Reksi Bayu Murti, Achmad Bin Muhammad, Rizki Izza Naftalin, Agita Raka P., Denik Dwijayanti, Andika Ade, Wawan Badrianto, Zaini Mun’im, Kamaludin Husna, Moch. Bayu S.,
“Bagaimana perasaannya bisa menang di game pertama ini?”
“Yang pasti seneng banget. Apalagi lawan kita itu kakak senior yang lebih berpengalaman tentunya. Padahal waktu latihan kemaren kita belum terkoordinasi dengan baik. Bahkan waktu latihan pun cuma sedikit. Keuntungan buat tim kita karena ada pemain cewek dan ini nambah poin plus . Soalnya pemain cowoknya jadi sungkan kalo mau main kasar. Jadi lebih fleksibel aja mainnya kita. Terus buat final nanti, kita akan tanding sama angkatan 2008. Persiapannya ya koordinasi buat penempatan pemain, latihan-latihan terus . “
Reksi 2010


Cabang voli
03112010(056).jpg











Tim 2010 : Wiwik Sofia, Eva Majidah, Anita Karolina, Yuda Anggi,Dany Cahyo, Moch. Bayu S., Kamaludin Husna
“Bagaimana perasaannya bisa menang di babak penyisihan ?”
“Seneng banget, sampe terharu :’)  apalagi bisa bawa nama 2010 . Sempet nervous tadi pas main, tapi setelah lihat kekompakan 2010, jadi semangat dan optimis bisa menang. Takut ? enggak lah, kita harus optimis, dibawa santai aja .”
Wiwik 2010

Nah, itu tadi komentar anak-anak 2010 saat lolos babak semifinal. Mereka melaju ke  final yang diadakan hari Minggu, 7 November 2010. Tim lainnya, yaitu futsal, belum bisa maju ke babak selanjutnya.
The result is: 2010 semua dapat medali perak . Maksudnya kita dapat runner up untuk kategori bulutangkis, basket, dan voli. Salut buat 2010, udah bisa dapat gelar walaupun runner up. Selamat.....   

#ini tulisan dua tahun lalu rek :D 

Krisis tempe atau mental tempe??


“Jangan jadi orang bermental tempe!!” ungkapan itulah yang sering kita dengar. Ungkapan ini menimbulkan banyak penafsiran. Karena jujur, saya juga belum paham benar dengan apa yang disebut mental tempe. Mungkin falsafah tempe yang berasal dari kedelai, artinya jangan jadi orang yang isuk dele sore tempe atau singkatnya orang yang plin-plan. Tapi kenapa tempe yang harus dipermasalahkan. Padahal kita semua tahu, tempe adalah salah satu makanan ‘pokok’ rakyat indonesia. Dalam jenis masakan apapun, pasti ada bahan dasar berupa tempe. Dan ketika akhir-akhir ini ancaman para perajin tahu tempe untuk mogok dan berhenti melakukan produksi selama beberapa hari, jelas menimbulkan kegalauan. Terutama bagi penggemar tempe seperti saya, dan sebagian rakyat indonesia tentunya, yang menggantungkan harapan gizinya pada tempe dan tahu. Jika di bulan ramadhan ini, harga daging yang merupakan sumber protein hewani sudah melambung terlampau tinggi hingga tak terbeli, lantas bisa dibayangkan, apa yang akan terjadi jika harga tempe juga mengekor naik. Padahal kita tahu, tempe adalah alternatif pemenuhan gizi berupa protein yang paling terjangkau harganya. Meningkatnya harga kedelai memang menjadi pemicu utama persoalan tersebut. Dari data Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi dan Kementerian Perindustrian RI, harga kedelai meningkat secara kontinyu sejak dari Bulan Januari-Juli 2012. Pada bulan Januari harga kedelai per kilogram masih Rp 5.571 namun pada awal Bulan Juli sudah mencapai Rp 7.400. Bahkan di pasaran harga kedelai saat ini sudah mencapai Rp 8.000 – Rp 8.500.
Kenaikan harga kedelai  saat ini sebenarnya menjadi bukti bagaimana rapuhnya ketahanan pangan  khususnya produk kedelai di dalam negeri. Anomali cuaca yang terjadi di Amerika Latin seperti di Argentina dan Brazil telah memicu indeks kedelai dunia meningkat tajam dan akhirnya berimbas kepada harga kedelai di dalam negeri yang melambung cukup tinggi. Ketergantungan impor kedelai Indonesia dari luar negeri  dan ketidakmampuan pemerintah dalam menyediakan stok produksi dalam negeri menyebakan harga kedelai  meningkat cukup tajam. Sebagai catatan, pada tahun 2011 dari kebutuhan kedelai nasional sebesar 2,2 juta ton, 1,6 juta ton berasal dari impor luar negeri. Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) tahu dan tempe sejak lama menyimpan masalah laten yaitu ketergantungan bahan baku terhadap kedelai impor. Hal ini sebenarnya ironis mengingat tahu dan tempe sering disebut makanan asli Indonesia, tetapi bahan bakunya justru diimpor dari AS. Dan inilah yang menjadi pertanyaan bagi kita, bagaimana bisa, sebuah negara agraris dengan basis pertanian yang luar biasa, untuk membuat tempe saja harus bergantung pada impor kedelai. Lantas untuk apa lahan luas serta potensi pertanian yang unggul itu diaplikasikan.
“Semua pihak yang memiliki andil untuk bisa mengupayakan agar tidak terjadi kelangkaan di sektor kedelai,” kata Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha kepada para wartawan di depan Istana Negara, Jakarta, Selasa (24/7/2012). Sebagaimana dikutip kompas.com. Jadi, dapat dikatakan bahwa krisis kedelai merupakan masalah nasional. Sangat mungkin, harga kedelai  ini akan  terus naik  jika tidak ada langkah cepat yang dilakukan oleh pemerintah. Dalam jangka pendek, memang tidak ada kata lain ketika pemerintah harus melakukan intervensi pasar dengan melakukan berbagai cara misalnya dengan melakukan pengurangan atau pembebebasan bea impor masuk kedelai, perbaikan tata niaga kedelai dengan melakukan operasi gudang-gudang penimbunan kedelai, permainan harga  dan sebagainya. Strategi tersebut harus  ditempuh agar harga kedelai tersebut dapat normal kembali di pasaran dan pelaku usaha dapat memproduksi kembali usaha mereka. Asalkan bukan solusi yang isuk dele sore tempe, dirasa sudah cukup efektif untuk menyelamatkan krisis pertempean di negeri ini. Berdasarkan paparan ini kita bisa melihat bahwa krisis tahu tempe, makanan yang sering dianggap sepele ternyata solusinya tidak sepele. Selain itu, solusi masalah ini akan menyelesaikan permasalahan lain di dalam sektor pertanian maupun industri secara umum di Indonesia. Dan yang terpenting adalah mengatasi tantangan , “masa tempe saja masih bergantung pada Amerika”.
Sumber : kompas.com (24 Juli 2012)
                Solopos.com 

Kamis, 28 Juni 2012

cantik itu sederhana :)

apa sih kriteria cantik itu?
pasti yang model2 artis korea, atau artis girlband yang lagi menjamur di indonesia. cantik itu relatif yaa..
seperti apa yang ga bisa diungkapin pake kata-kata, cantik itu ga bisa didefinisikan.
tapi ada yang bikin menarik, setelah dengerin lagu 'what's make you beautiful' nya one direction. cantik itu karena kamu cantik tanpa menyadarinya. jadi saya seneng liat cewek cantik yang ga sadar kalo dia cantik. semua sederhana, tapi tetep kelihatan cantik.
cantik itu sederhana, bagaimana kamu menyikapi orang itulah yang mempercantik dirimu.
bukan karena make up, fashion, tapi cantik itu yang membuat apa yang kamu kenakan juga tampak cantik. percaya diri itu juga salah satu modal jadi cantik lho :D
ada lho orang yang ngerasa dirinya cantik, jadi berlebihan malah sikapnya. dan yang ga ngerasa dirinya cantik, atau biasa aja, malah lebih kelihatan cantik. karena dia tidak peduli bagaimana dia terlihat cantik secara fisik saja, tapi lebih peduli untuk tampil cantik sebagaimana dia adanya. kalo katanya bruno mars sih just the way you are deh cantiknya.
banyak lho temen2 ku yang menurutku mereka cantik apa adanya. malah lebih aneh kalo mereka jadi berlebihan. mudah2an mereka baca tulisanku, biar tetep cantik just the way you are :)
cantik itu sederhana gals, ga usah aneh2 kamu itu udah cantik. cantik apa adanya. sikapmu yang akan mempercantik dirimu. so, keep just the way you are....

Sabtu, 28 Januari 2012

realita seorang jurnalis


Organisasi Wartawan tingkat dunia seperti IFJ (Federasi Jurnalis Internasional) melaporkan bahwa masih banyak terjadi kasus penganiyaan dan ancaman terhadap wartawan atau jurnalis yang terjadi hampir di seluruh negara-negara di dunia. Mengapa hal ini bisa terjadi ? Padahal  tidak sedikit warga negara dengan bermacam-macam profesi yang meninggal akibat kecelakaan kerja. Hal ini dikarenakan seorang wartawan adalah bagian dari sebuah sistem demokrasi. Wartawan dan jurnalis menjalankan tugas untuk memenuhi hak azasi warga negara untuk mengetahui dan mengawasi jalannya pemerintahan dalam mengelola negara, serta untuk berpendapat dan memperoleh informasi.
Itulah sebabnya, mengapa gangguan yang dialami wartawan disejajarkan dengan gangguan yang terhadap rakyat dan demokrasi.”Barangsiapayang menghalang-halangi....diancam hukuman pidana penjara” kata UU Pers Republik Indonesia nomor 40 tahun 1999. Aliansi Jurnalistik Independen (AJI) Indonesia mencatat, masyarakat biasa, selebritis, anggota DPR atau DPRD, aktivis partai, kelompok preman, pengedar narkoba,kelompok militer kini ikut mengancam wartawan yang sedang bertugas.
Bahkan di daerah perang wartawan hadir menjamin hak rakyat untuk tahu. Tanpa kehadiran wartawan, dunia internasional tidak akan tahu bahwa AS memakai bom kimia bernama NAPALM saat perang di Vietnam. Tanpa kerja pers, kita tak akan tahu bahwa sejumlah calon legislatif di berbagai kota ternyata memalsukan surat keterangan kesehatan dan diantara mereka dinyatakan sakit jiwa. Jadi sangatlah wajar jika banyak pihak yang begitu geram melihat kehadiran wartawan. Karena itu, AJI menerbitkan buku berjudul “Panduan Meliput di Daerah Konflik” agar seperti yang kita petik dari karakter Tintin. Bahwa wartawan bukanlah penakut, tapi tidak pernah menantang maut. Sebagai profesional yang menyadari tugas sebagai pengemban hak publik  untuk tahu,wartawan memiliki perangkat Kode Etik agar interaksi wartawan dalam lingkungan sekitarnya dan hasil karyanya betul-betul memenuhi standard.
Selain berhak membuat berita, wartawan juga wajib hukumnya memberikan hak jawab kepada pihak-pihak yang ditulisnya. Di sinilah mengapa Tintin mengenal banyak orang. Pendapat dan selera pribadi tidak penting dalam kehidupan wartawan. Pekerjaan ini amat menantang karena wartawan bukan kerja kantoran. Tapi seorang wartawan mungkin tidak akan seterkenal dan kaya seperti bintang film atau konglomerat. Karenanya gaji minim bukanlah alasan untuk menerima sogok dari narasumber.

Sumber : Broadcast Journalism and Management
STIKOM Bandung